Pusat Informasi dan Publikasi Mata Pelajaran Informatika MAN 3 Majalengka

Saturday, July 24, 2021

A2Z Mengatasi Blank Spot Menulis

Ketika kita berusaha menjaga tetap konsisten dalam menulis tiba-tiba dihadapkan pada kondisi “Blank Spot Menulis” apa yang akan kita lakukan?

        Obrolan asyik A to Z Ngopi bersama Om Jay dalam paparannya tentang Personal Branding Melalui Menulis dan Menulis Itu Gampang yang dipandu oleh Bapak Mindiarto Djugorahardjo seorang motivator di bidang manajemen dan networking serta buku-buku karya beliau yang bertema penjualan, distribusi & trade marketing benar-benar merefresh kembali semangat menulis saya.

Ternyata tidak hanya sinyal komunikasi saja yang bisa mengalami blank spot. “Blank Spot Menulis” begitu istilah yang Pak Mindi gunakan untuk menyebut kondisi saat penulis tidak mempunyai ide atau kehabisan ide untuk menulis.

“Menulislah setiap hari, lalu lihat apa yang terjadi” moto yang selalu ditebarkan bersama setiap tulisan dan sudah menjadi branding buat Om Jay. Lalu bagaimana kiat yang dilakukan untuk menjaga supaya tidak terjebak dalam kondisi blank spot tersebut?

Ada beberapa kiat yang bisa kita lakukan di antaranya adalah:

1.       Membaca buku

Seorang penulis apalagi bagi penulis pemula harus menginvestasikan dana untuk membeli buku berkualitas sekaligus meluangkan waktu untuk membaca buku, baik buku yang berhubungan dengan keilmuannya maupun ilmu baru yang bisa memperkaya khasanah ilmu dan pengetahuannya tentang banyak hal. Dengan demikian ide menulis bisa.

2.       Membaca atau menonton berita terbaru

Selalu update berita terbaru, bagaimana mungkin seorang penulis akan membuat tulisan menarik jika selalu tertinggal informasi? Maka sangat penting buat seorang penulis untuk mengikuti perkembangan berita atau informasi yang terjadi saat ini. Dengan demikian tulisannya akan selalu dicari oleh pembaca karena informasi yang disajikan masih segar.

3.       Blog Walker

Menjadi blog walker? Tidak ada salahnya untuk seorang penulis yang saat ini umumnya juga merupakan penulis pada media online salah satunya Blog. Blog Walker atau mengunjungi blog penulis lain akan memancing munculnya ide untuk menulis, entah itu tentang tema yang sama atau tema lain yang belum ditulis oleh penulis lain yang masih berhubungan dengan tema pada blog tersebut. Selain itu blog walker membuat penulis pemula dapat mempelajari gaya menulis seorang blogger yang bisa ditiru atau dijadikan contoh.

4.       Refreshing

Jika sudah benar-benar blank spot atau tidak ada ide satu pun untuk menulis maka jalan terbaik adalah merefresh otak dengan meninggalkan segala aktivitas yang memaksa otak kita berpikir keras dan sejenak melepaskan beban dengan jalan-jalan, olah raga ringan atau berkebun dan aktivitas lain yang bisa membuat suasana lebih tenang dan siap kembali menulis.

5.       Mulai menulis jangan berhenti

Mulailah menulis, jangan berhenti. Ini merupakan hal sepele yang sering dilakukan oleh penulis pemula. Menulis beberapa kalimat kemudian kembali membacanya dari awal lalu mencoba memperbaikinya sehingga tulisan itu belum selesai namun ide menulis keburu menghilang. Maka menulislah sampai semua ide yang ingin dituangkan benar-benar tuntas, setelah selesai baru perbaiki kesalahan penulisan ejaan dan struktur kalimat yang dirasa kurang baik.

6.       Menonton film

Mungkinkah menonton film bisa menjadi stimulus untuk melahirkan ide menulis? Tentu saja bisa, misalnya ketika kita tertarik menulis tentang fiksi sains maka film dengan genre yang serupa dapat membantu penulis untuk menghidupkan ceritanya. Atau ketika kita ingin menulis tentang suatu tempat namun kita belum pernah ke tempat tersebut maka film dokumenter tentang tempat tersebut akan sangat bermanfaat untuk digunakan sebagai referensi tulisan kita.

7.       Mengikuti seminar

Mengikuti seminar sudah pasti akan menjadi kebutuhan bagi seorang yang tertarik dengan dunia kepenulisan, dengan mengikuti seminar atau forum diskusi maka kita akan dipaksa untuk mengosongkan gelas kemudian diisi dengan ilmu baru dari forum diskusi tersebut. Seperti mengikuti A2Z Ngopi, peserta diajak Ngobrol Pintar seputar kepenulisan dan termotivasi untuk menjadi penulis yang lebih baik.

8.       Buat tantangan

Tantang diri kita untuk terus menulis, buatlah tantangan yang bisa menjadi motivasi kita untuk terus menulis, temukan keyword untuk dijadikan ide menulis. Seperti tulisan ini merupakan jawaban dari tantangan tiga hari menulis dari Pak Windi. Ketika itu yang tersirat dalam benak saya adalah “A2Z Mengatasi Blank Spot Menulis” yang menjadi judul tulisan ini.

9.       Tidak berhenti ketika mendapat kritik

Orang yang tidak pernah berhenti ketika dikritik salah satunya adalah penulis, setiap penulis pasti pernah mengalami penolakan atau menerima kritik yang pedas tak jarang kritik itulah yang pada akhirnya membangun karakter penulis. Karena itu jangan berhenti ketika mendapat kritik, belajarlah dari semua kritik yang kita peroleh untuk menjadi penulis yang lebih baik. Karena kita berhenti maka akan sulit untuk memulai kembali.

10.   Siapkan catatan

Ini yang selalu terabaikan, siapkan catatan karena ide itu sering kali datang tidak tentu waktu dan tempatnya, untuk menghindari lupa maka jalan terbaik adalah mencatat apa pun yang terlintas dalam benak kita kapan dan di mana pun karena siapa tau itu adalah ide cemerlang untuk dituangkan dalam tulisan.

A2Z Ngobrol Pintar yang pada awalnya dijadwalkan hanya selama satu jam saja ternyata obrolan padat dan benar-benar menginspirasi membawa semua peserta hingga pukul 22.00 WIB atau selama dua jam sangat terasa manfaatnya baik dari narasumber keren Om Jay maupun host kita malam ini Pak Mindi yang santai namun sangat berbobot memberikan nutrisi dan penyegaran bagi para penulis hebat yang hadir mala mini. Terutama untuk saya sebagai penulis pemula.

Terima kasih untuk motivasi dan tantangannya, bangga bisa ngobrol pintar dengan Om Jay dan Pak Mindi.

Majalengka, 24 Juli 2021